Ingin ceritamu di posting di blog ini ? silahkan kirim ceritamu ke novalherdiana@gmail.com

Rabu, 10 Juni 2026

MTs Budi Sartika Gelar Acara Perpisahan Siswa Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026

 

Rajadatu, 10 Juni 2026 – MTs Budi Sartika melaksanakan acara perpisahan bagi siswa-siswi Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MTs Budi Sartika ini dihadiri oleh kepala madrasah, dewan guru, orang tua siswa, komite sekolah, serta seluruh peserta didik.

Acara perpisahan diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan dan pelepasan kepada siswa Kelas IX yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat Madrasah Tsanawiyah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pihak madrasah, siswa, dan orang tua.

Kepala MTs Budi Sartika, Ruhiana, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas perjuangan dan prestasi yang telah diraih para siswa selama menempuh pendidikan di madrasah. Beliau berpesan agar seluruh lulusan terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menjaga nama baik almamater di mana pun berada.

“Perpisahan ini bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik. Teruslah belajar, berakhlak mulia, dan raihlah cita-cita setinggi mungkin,” ujar Ruhiana, S.Ag.

Acara berlangsung dengan meriah dan penuh haru. Berbagai penampilan siswa turut memeriahkan kegiatan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur'an, penampilan seni, hingga penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan siswa Kelas IX. Momen tersebut menjadi kenangan yang berkesan bagi seluruh peserta yang hadir.

Kegiatan perpisahan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran proses pendidikan yang telah dilalui para siswa selama belajar di MTs Budi Sartika. Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan para lulusan dapat melanjutkan perjalanan pendidikan dan kehidupan dengan semangat, optimisme, serta bekal ilmu dan akhlak yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di madrasah.

Analisis

Unsur 5W + 1H

  • What (Apa): ….........

  • Who (Siapa): ...........

  • When (Kapan): .........

  • Where (Di mana): ........

  • Why (Mengapa): ........

  • How (Bagaimana): ........

Minggu, 26 Oktober 2025

Gio & Alpi dan Sepatu Ajaib dan Kacamata Ajaib


Karya : Gio Revan Nirwana Nugraha

 Pada suatu hari ada 2 anak remaja yang bernama Gio dan Alpi dua remaja itu akan mendaki gunung, di pertengahan jalan Gio dan Alpi menemukan rumah kosong yang tidak di penghuni orang orang setempat juga tidak berani memasuki rumah kosong itu karna terkenal kangker, tetapi Gio dan Alpi memberanikan diri memasuki rumah kosong itu karena penasaran, pas baru memasuki rumah kosong itu semuanya serasa beda dan banyak barang barang jaman dulu, Gio menemukan kacamata yang sangat unik dan baru melihatnya.

sedangkan Alpi menemukan sepatu  yang sangat unik dan bisa berubah warna, Gio dan Alpi pun keluar dari rumah kosong itu dan melanjuti perjalan sesampainya di gerbang gunung nya dan sudah membayar tiket masuk Gio dan Alpi mengecek dulu barang peralatan, sesudah mengecek peralatan Alpi mencoba sepatu yang unik itu, pas di pakai Alpi terasa heran karena dia seperti tidak bawa apa apa dan dia mencoba sepatu itu ke trek yang curam tetapi Alpi tidak pernah ter peleset dan terjatuh padahal dia berlari.

 Sedangkan Gio masih di bawah dan sudah berapa kali terpeleset, sesampai nya di pos 3 Gio dan Alpi istirahat terlebih dahulu, Gio seperti sudah lelah tetapi Alpi tidak lelah sama sekali, Alpi menanya kepada Gio "Gio saya menggunakan sepatu yang di rumah kosong itu menjadi tidak lelah dan seperti tidak mendaki gunung seperti nya sepatu ini ajaib yah?" Tanya Gio "Seperti nya iya memang ajaib dan bisa berubah warna gitu aneh sekali" Gio dan Alpi pun melanjutkan perjalanan nya pas menuju ke pos 5 Gio dan Alpi tersesat, Gio menanyakan kepada Alpi "Pi seperti nya kita tersesat karna tadi kita malah tidak membaca petunjuk nya" tanya Alpi " Seperti nya iya karna kita tidak bertemu sama pendaki lain nya, Gio coba kamu pakai Kacamata yang kamu temukan itu semoga bisa menolong kita" Gio pun memakai kacamata itu dan Gio melihat pada sekitar nya dan Gio seperti tidak aneh pada jalan ini karna seperti banyak bekas kaki, tanya Gio "Pi kata kamu benar saya melihat jalur ini banyak bekas pendaki tetapi pas di buka kacamata nya langsung tidak terlihat" Gio dan Alpi pun melanjuti perjalanannya, Gio dan Alpi belum melihat pos selanjutnya nya dan terus berjalan, Gio menyuruh Alpi diam terlebih dahulu karna Gio menemukan babi hutan dan harimau tetapi Alpi tidak melihat nya kata Alpi "kamu ngehalu ya mana babi hutan dan harimau nya saya tidak melihat nya sama sekali" tanya Gio "Kamu pasti tidak melihat nya karna saya menggunakan kacamata ajaib itu, saya juga membuka Kacamata nya tidak terlihat 2 hewan buas itu" dan si 2 hewan buas itu semakin mendekat dan Alpi pun menyadari nya, kata Gio mending kita berlari saja daripada kita habis di makan 2 hewan buas itu ucap Alpi sudah tenang saja saya akan melawan nya, Alpi pun Langsung menyerang nya Gio juga membantu Alpi, babi hutan pun sudah terklahkan sedangkan hewan harimau masih menyerang nya, Alpi tiba tiba meloncat tinggi dan langsung menendang harimau nya dan Langsung terkalahkan, Gio dan Alpi pun istirahat terlebih dahulu dan mengobati luka luka, Gio dan Alpi pun melanjutkan perjalan nya dan sudah sampai ke pos 8, Gio dan Alpi pun tidur di pos 8 dan makan mandi dan buang air besar maupun kecil, esok nya Gio dan Alpi melanjuti perjalanan dan sampai ke puncak

TAMAT.

Tas ajaib

    

Karya : Tito Julian. P

Pada suatu hari di pagi hari ada seseorang yang bernama, Tito,Tito Mempunyai teman yang bernama Irfan,dan adriel mereka sedang bermain di lapangan pada suatu hari Irfan mengajak tito dan adriel jalan-jalan ke gunung Jawa 

Adriel:"kita ke gunung Jawa mau ngapain"

Irfan:"jalan-jalan nanti kita berkemah di puncak"

Tito:"ok kita nanti ke gunung Jawa 4.00 malam biar kita bisa segera sampai di puncak"

Irfan:"iya aku udah gak sabar"

Merekapun pulang ke rumah dan siap-siap untuk pergi ke gunung ke esokan harinya mereka berangkat ke gunung Jawa setelah sampai di tempat tujuan merekapun segera mendaki dan nerakapun beristirahat di pos1 dan setelah beberapa saat kemudian merekapun melanjutkan perjalanan dan mereka terkejut melihat penampakan dari semak-semak merekapun berlari  ketakutan dan nerakapun sampai di pos 2 mereka melihat tas misterius Titopun membawa tas itu ia mengecek tas itu tapi tas itu kosong dan adrielpun merasa lapar

Adriel:"duh aku lapar nih kita makan dulu tapi mereka lupa membawa makanan tiba-tiba keluar makanan yang sangat banyak dari tas misterius 

Irfan:"kenapa ada makanan dari tas itu padahal tas itu kosong"

Merekapun makan dengan lahap dan merekapun melanjutkan perjalanan dan mereka berinisiatif untuk membawa sisa makanan yang ada yang keluar dari tas itu terdengar suara"bawa aku bawa aku" Titopun membawa tas itu dan sesampainya di pos 3 merekapun membuat tenda karena hari mulai gelap merekapun beristirahat ke esokan harinya merekapun membereskan tenda mereka dan segera melanjutkan perjalanan merekapun sampai di puncak pemandangannya  sangat indah merekapun menginap merekapun membuat tenda malam pun tiba mereka mendengar suara aneh dari balik pohon merekapun  segera membuat api unggun dan merekapun membakar marshmellow dan merekapun segera memasuki tenda dan ke esokan harinya merekapun menyempatkan untuk berfoto-foto mereka segera turun dan sesampainya di bawah merekapun segera pulang kerumah merekapun berpamitan Tito sangat bingung karena kejadian tas yang mengeluarkan makanan yang sangat banyak ke esokan harinya Tito membawa tas itu ke lapangan dan merekapun meminta barang yang mereka mau dan barang itupun tiba-tiba muncul dari dalam tas merekapun sangat senang 

Irfan:"sepertinya itu tas ajaib 

Adriel:"iya

Merekapun senang sekali

"Jalan-jalan sama bang Mamat "

      "TAMAT"


Selasa, 21 Oktober 2025

KRISTAL OF AURORA

 

Karya : Astri Adya Riztyana

   Pada suatu hari lahir lah seorang putri yang bernama  Selestya,dia hidup di kerajaan yang sangat di kenal banyak orang.Namun,saat kelahiran putri itu keluarga nya menjadi berantakan, karena pangeran(Ayahnya) ingin mempunyai anak laki-laki, tetapi Ibu nya melahirkan anak perempuan,ayahnya sangat marah karena mempunyai anak perempuan.

Kemudian Ibu itu berbicara kepada ayahny ,"Hari ini adalah kelahiran anak kita, jadi malam hari ini akan di rayakan nya". Namun, malam itu ayah nya menikah lagi dengan pembantu nya yang bernama Asih, dia bekerja di kerajaan itu. 

Ibu itu sangat kesal kepada ayah nya, Karena dia menikah lagi.Pada malam itu juga Ibu nya di usir dari kerajaan itu.6 tahun kemudian..... Putri Selestya sudah besar dan dia mempunyai adik laki-laki yang bernama Kaiden, dia adalah pewaris di kerajaan itu, namun Putri Selestya tidak tau ibu kandung nya,yang dia tau ibu kandung nya yang tinggal bersamanya. 10 tahun kemudian....Putri Selestya tidak bahagia hidup di keluarga itu, karena ibunya selalu tidak menggagap dia seperti anaknya.Lalu putri Selestya berfikir,"Apakah aku bukan anak kandung mama". Kemudian putri Selestya ingin mencari ibu kandung yang asli. Namun, dia tidak boleh keluar rumah sama sekali, dan kata ayahnya,"Kamu adalah putri,jadi kamu harus belajar selayak nya menjadi putri".Tapi putri Selestya ingin seperti adiknya yang bebas kemana pun dia pergi, kata adiknya,"kakak kapan ingin berlatih pedang dengan ku",tapi kakak nya tidak menjawab apapun, karena putri Selestya setiap hari harus berlatih menjadi putri. Tapi putri Selestya selalu berlatih pedang di belakang rumahnya,tanpa ketahuan siapapun. Kata putri Selestya "besok aku akan mencari ibu ku ".Pada hari ini puti Selestya bertemu dengan anak teman ibunya,kemudian anak itu membawa Selestya ke rumahnya  dan Selestya menemui ibu itu,dan ibu itu berkata,"Ibu mu sekarang tinggal di rumah gubuk dan tempatnya di tengah hutan"setelah itu Selestya sudah menemukan rumah itu dan Selestya masuk ke dalam,setelah di dalam Selestya menemukan ibunya yang sedang sekarat karna di bunuh,yang di suruh oleh ibu tirinya untuk membunuh ibu kandung nya.Selestya sedih sampai berlarut-larut,kemudian ada peri dan peri laki-laki itu menemui Selestya,Selestya ketakutan dan bertanya "kalian siapa"peri itu menjawab,"kami adalah malaikat yang di tugas kan untuk menjaga kamu".

Peri itu memerintahkan Selestya untuk mengambilkan kristal dan bungan dark rose,tempat untuk mengambilnya di hutan zume,jika kamu ingin selamat.Ketika malam itu itu adalah perayaan adiknya yang akan menjadi pangeran di kerajaan itu,Selestya membunuh ayah dan ibu tirinya karna terbawa emosi,Selestya berbicara"Aku yang harus penjadi putri di kerajaan ini."Setelah itu selestya menyesal telah membunuh ayahnya, karena terbawa emosi .Lalu peri itu datang lagi menemui Selestya,dan peri itu berkata"Cepatlah!sekarang kamu harus membawa kristal dan bunga dark rose itu,Selestya berkata"sekarang aku akan membawanya".Setelah itu,Selestya akan di kirim ke dunia manusia.

Setelah di kirim ke dunia manusia, Selestya lahir di keluarga yang cemara,dan dia sangat senang di kehidupan nya yang sekarang,dan di mempunyai banyak teman.

                    *TAMAT*

   __Astri Adya Riztyana___ _class Vll A__

Aku dan Kucing Kesayanganku

 


Karya : Sefti Nuralfiah

Pada suatu hari aku memberi makan hewan ku yang bernama cimi,dia kucing yang sangat lucu dan menggemaskan.

Dia sangat pintar sekali,aku panggil dia dia menyaut mengatakan," meong" ucap kucing itu. Aku sangat bangga padanya. 

Sesaat itu aku disuruh ibuku pergi ke pasar, dan kucing ku mengikuti ku, "jangan mengikuti ku cimi aku mau pergi ke pasar sebentar kamu tunggu di rumah bersama ibuku ya" ucap sefti berbicara kepada kucing nya. Sesampai di rumah aku mengantarkan belanjaan ibu ku ke dapur lalu aku membantu ibuku memasak dan si cimi menghampiri ku ke dapur lalu berkata "meong,meong,meong. Ucap cimi me meong kepada sefti. Lalu aku berbicara "apakah kau ingin membantu ku"?, kucing menjawab "meong sambil bersender di sisi tanganku aku". Aku mengelusnya. Lalu dia tertidur di sisi tangnku aku memanggil "cimi". Lalu cimi tidak merespon sama sekali alu lihat ternyata dia tertidur lalu aku menggendongnya ke tempat tidurnya.dan dia sangat nyenyak lalu aku tersenyum sambil bicara, "cimi ini sangat lucu dan pintar aku tidak sia sia membeli dan mengurus nya".dan aku pergi lalu membantu lagi ibu memasak 

Tamat.

Tongkat Ajaib

 

Karya : Agam

Pada zaman dahulu aku lagi main kerumah teman.aku bermain petak umpet lalu aku bersembunyi di belakang rumah teman ku,saat itu aku melihat sebuah tongkat tergeletak di tanah,lalu aku pun mengambil tongkat itu,aku bingung kenapa ada tongkat            sebagus ini tergeletak di tanah aku pun menunjukan tongkat itu kepada teman teman ku. "Itu apa kok kaya tongkat sakti"lalu aku pun menonjong kan tongkat itu ke teman teman ku lalu teman teman ku Langsung terpental ke belakang sambil kesakitan aku pun bingung kenapa tongkat ini ada sihirnya.dengan teman teman ku pada bingung kenapa tongkat itu ada sihirnya,lalu aku pun bergegas pulang dan akan menunjukan pada orang tua ku sesaat di perjalanan ada preman.yang ingin mencuri tas ke aku pun ketakutan ingin lari tapi aku di kepung oleh preman.tanpa pikir panjang aku pun mengunakan tongkat itu untuk menyerang preman itu,"bomm preman itu pun terpantul kebelakang lalu aku pun menodong kan tongkat keu preman yang tergeletak di tanah lalu ada sihir listrik dari tongkat nya lalu preman itu ke setrum dan gosong aku pun sangat gembira bisa lolos berkat tongkat ajaib aku pun bergegas pulang untuk menceritakan tongkat ajaib ku pada orang tua ku.

          TAMAT.


Alpi, Gio dan Jaket Ajaib

 

Karya : Alpi Salman Muhammadan

Pada suatu hari ada anak remaja bernama ALPI dan GIO   pulang sekolah dan selalu melewati gubuk yang sudah lama di tinggalkan dan tidak ada yang berani memasuki nya karena terkenal angker. AlPI dan GIO penasaran dan mencoba  masuk ke gubuk itu setelah itu ALPI dan GIO menemukan barang yang bagus yaitu 2 pasang jaket ALPI dan GIO mengambilnya mereka tidak tahu bahwa jaket itu ajaib.

Pada suatu hari ALPI dan GIO berencana naik gunung yang terkenal banyak satwa satwa liar. ALPI dan GIO menggunakan jaket itu.

Pada suatu hari di pagi hari ALPI dan GIO bersiap siap untuk berangkat ke gunung itu.  Di awal perjalanan mereka masih biasa biasa saja dan saat mau ke puncak iya menemukan kendala. Yaitu iya menemukan hewan buas ALPI dan GIO berlari larian di kejar hewan buas tersebut . Dan mereka menemukan jalan buntu  dan hewan buas itu menerkam mereka . Dan aneh nya mereka tidak terluka sama sekali dan mereka baru menyadari bahwa jaket itu ajaib .Hewan buas tersebut pergi dan mereka melanjutkan perjalanan menuju puncak .

Dan akhirnya ALPI dan GIO sampai ke puncak dengan selamat TAMAT.


Baju Ajaib

 


Karya : Adit Triana

pada suatu hari aku mau berang kat ke sekolah aku udah sampai di sekolah lalu aku duduk lalu aku memu lai pelajaran pelajaran nya B ingris lalu aku belajar dulu sesaat pulang sekolah lalu aku pun menemuka sebuah baju di dekat sekolah aku tidak tahu itu baju siapa aku melihat melihat nya dulu lalu aku memakai nya ternyata pas di badan ku aku ngepas ternyata baju ini cocok di badan ku ternyata bajunya bagus lalu aku pulang lalu aku di kejar Anjing  nya ngejar lalu aku lari eh mengapa aku larinya cepat akuh itu cuci dulu lalu aku mikir karena baju ini nyah aku lari laju eh ternyata baju ini ajaib aku sangat, senang banget lalu aku men coba untuk balap lari ternyata aku menang terus lalu aku,menang  . 

seperon pinsi karena baju ini ajaib aku sangat senang suatu suatu hari baju itu hilang aku sangat . sedih banget , aku terus sajah mencarai               baju itu lalu ibuku . menjumpainya aku sangat senang banget . 


Adriel dan Pensil Ajaib

 

Karya : Irfan Hilmi

Di sebuah kampung ada yang bernama adriel. Dia diberi pensil oleh kakeknya.karena kakeknya sakit - sakitan parah.pensil itu diwariskan ke cucunya untuk berbuat baik,pensil itu bisa menggambar apa saja.Apasaja bisa muncul menjadi nyata contohnya dia menggambar apel langsung muncul apel itu.Pensil itu tidak ada yang mempunyai nya.

   Lalu adriel berjalan - jalan untuk kerumah tito tetapi pensil itu terjatuh ditengah jalan adriel berkata wah! gimana ya "karen pensil itu warisan dari kakek ku ! lalu pensil itu ada yang menemukannya. Pensil itu ditemukan oleh Irfan.Pas sekali Irfan mau kerumah Tito dan disana ada adriel. Eh adriel,Tito aku menemukan pensil ajaib,pensilnya bisa menggambar lalu muncul gambar nya.Adriel berkata"eh itu punya aku itu warisa dari kakek ku" oh! untung aku menemukannya di tengah jalan.Lalu Irfan,Tito  dan Adriel berjalan ke kebun Irfan,Tito,dan adriel menemukan seekor ular besar karena pensil itu sudah ketemu lalu menggambar pedang lalu ular itu di belah kepalanya lalu ular itu mati.Sesudah itu langsung melanjutkan perjalanannya ke ladang tetapi di tengah jalan ada sebuah banteng.

banteng itu ingin mengejar kita. Tito berkata"wah gimana ya kita salah jalan.Ini jalan ke jurang,ayo adriel menggambar jembatan atau tali supaya bisa menyebrang .Lalu kembali ke jalan yang sebenarnya sesudah itu adriel melihat seekor burung jatuh kesakitan. 

Kakinya terluka lalu adriel menggambar pembalut untuk burung burung itu dibawa kerumah untuk adriel rawat.karena sudah sore kita kembali kerumah masing - masing selamat dan tanpa ada luka apapun. 

               TAMAT


Danis dan Sepatu Ajaib

Karya : Rafka Nugraha

Pada suatu hari hiduplah seorang pria yang bernama danis.ia sangat pintar dan baik saat itu di sekolah akan mengadakan lomba lari.danis pun akan ikut perlombaan itu, ketika sesaat pulang sekolah danis bersemangat karena besok ada perlombaan lari,sesaat di perjalanan pulang danis pun menemukan sebuah sepatu di dekat pohon danis pun binging karena ada sepatu sebagus ini di dekat pohon,danis pun mengambil sepatu itu karena besok ada perlombaan lari,ketika saat pulang danis pun mencoba sepatu itu pas danis mencoba sepatu itu ,sepatunya cocok dengan kaki nya danis pun senang karena sepatunya cocok. 


setiba besok perlombaan akan segera di mulai danis pun sangat bersemangat,saat itu perlombaan akan di mulai ,danis pun berlari teman temannya pun bingung kenapa ia berlari sangat cepat,dengan danis pun bingung kenapa ia berlari sangat cepat,danis pun mulai sadar karena ia berlari sangat cepat oleh sepatu yang ia temukan di jalanan dekat pohon

dan danis pun sangat senang karena ia memenangkan perlombaan lari itu.....


       TAMAT





Hana dan Buku Ajaib

 


Karya : Rifki Nugraha


Pada suatu hari di SD Negeri Swasta

Terdapat Seorang siswi perempuan bernama Hana. Dia siswi yang rajin Dan Cerdas.

Ketika sesaat pulang sekolah. 


Ia pergi ke perpustakaan untuk membaca buku. 

Ketika Dia sudah di perpustakaan, ia mendengar

suara barang terjatuh. Dan hana mengeceknya

dan terdapat sebuah buku. 


Dan dia bingung kenapa buku itu bisa Terjatuh

Padahal ga ada angin dan orang, 

tampak buku itu besar dan sudah Terlihat kuno. 

Ia pun pulang dan membawa buku itu. 


 ia pulang berjalan kaki dan sendirian

Dan datang Segerombolan anak nakal, 

mereka pengen merebut buku itu dan  barang-barang hana, hana pun didorong oleh mereka dan Terjatuh. 


Buku itu pun tergeletak dengan posisi membuka

dan hana melihat buku itu dan membacanya dan, "Boomm"...!. Hana berubah menjadi penyihir. Anak nakal itu ketakutan, tidak lama pun, 


Hana meluncurkan kekuatan dan anak itu pun

kapok dan pergi, hana pun senang. 

karna segerombolan anak itu pergi

dan hana berkata, " wah buku ini ajaib Terimakasih buku ajaib kau sudah menyelamatkanku. 


Hana pulang dengan bahagia dan ia menceritakan tentang buku itu kepada orang tuanya. 

          **✿❀ ❀✿**TAMAT **✿❀ ❀✿**




Kesalahan Membuat Patal

 

Karya : Salma Aulia Yunandar

Pada suatu hari setelah solat magrib,ada seorang santri yang ingin membakar sampah,ia berjalan ke saung yang sangat horor tidak ada orang yang menemaninya.Setelah ia membakar sampah tanpa ia sadari api semakin membesar lalu membakar saung yang sangat horor itu,akhirnya ia berteriak "Tolong-tolong kebakaran",akhirnya semua santri yang sedang mengaji berlari untuk memadamkan api itu.

    Setelah beberapa minggu terjadilah sesuatu yang sangat besar,yaitu kesurupan masal lebih dari 5 orang kesurupan saat itu,suasananya sangat menakutkan.Karena orang yang kesurupan iru sangat berontak dan mengaung-ngaung tidak jelas,sampai ada yang muntah darah hampir 1 ember,banyak sekali ustad-ustad dari luar komplek akhirnya kesurupan masal itu selesai pada pukul 01.00 malam

     Akhirnya setelah kejadian itu santri tidak boleh membuang sampah ke saung itu,setelah di selidiki kejadian itu terjadi karena salah satu santri telah bersekongkol dengan hantu itu tetapi ia masih di bawah umur,setelah kejadian itu banyak santri yang keluar dari pondok pesantren itu.


         

Aku dan Kalung Ajaib

 

Karya : Yuli Aulia Azyyati

Pada suatu hari aku sering melewati rumah angker,semua orang takut ketika melewati rumah itu,pada suatu saat aku penasaran ada apa pada di dalam rumah itu? Terus aku nekat pengen ke dalam rumah itu karena penasaran,aku memberanikan diri ke rumah itu,pelan pelan berjalan sambil menghibaskan tangan karena banyak sarang laba laba 

ternyata rumah tersebut tidak terkunci,aku melihat ruangan sangat luas lalu ketika ada kamar di sudut/ujung terus aku ke dalam kamar berjalan pelan pelan ketika aku masuk ke kamar itu ada box di kasur terus aku penasaran pengen liat,pas di buka ternyata ada sebuah kalung di dalam box itu,kemudian aku mengambilnya lalu aku memakai nya terus kalung itu berbicara "bawalah aku dan pakailah aku"aku terkejut karena kalung itu bisa berbicara,terus aku bawa ke rumah sambil memakainya ketika aku udah di rumah aku langsung ke kamar sambil memikir kan kenapa kalung ini ingin di bawa? Terus aku main ke rumah vika ,pas di rumah vika ,vika ingin berbuat kejailan,tapi kalung berbicara"jangan main sama vika" terus aku terkejut siapa itu yang berbicara,kalung berbicara"jangan main sama vika ,karena vika ingin menjaili mu" aku pun pulang lagi karena aku tau yang berbicara itu kalung yang aku pakai,nah ternyata kalung ini membuat aku beruntung jadi aku beri nama kalung ajaib

Tito dan Pensil Ajaib

 


Karya : Moza Ramadhan Permata

Pada suatu hari Tito sedang sedih melihat kakeknya sakit parah batuk-batukan dan muntah darah dan suatu hari kakek ku semakin parah dan kemungkinan tidak lama lagi kakek ku meninggal dan kakek ku memanggilku untuk kekamarnya.

kakek ku berbicara kepadaku,"cuk kakek mau memberikan sesuatu kepadamu".Tito menjawab,"mau memberikan apa kakek?".kakek menjawab,"kake mau memberikan pensil yang bukan pensil biasa".Tito menjawab,"pensil apa kek".kakek menjawab,"ini bukan pensil biasa yang tidak dimiliki orang-orang kamu harus menggunakan pensil ini dengan baik".Tito terheran-heran dengan kakek nya. Tito menjawab,"ini pensil apa kek?".kakek pun menjawab,"ini pensil tidak di miliki orang lain akhirnya anak itu menerima pensil tersebut.tito pergi ke sekolah pada 06.42 di sekolah tidak ada satu pun orang yang berada di sekolah yang ada cuman Tito sendiri lalu Tito segera ke kelasnya yang berada di pojok lapangan lalu ia melihat melihat seekor ular yang besar ia terkejut melihat ular itu lalu ia mengambil pensil itu dalam pikiran Tito menggambar pedang lalu pedang itu muncul di hadapannya ia terkejut melihat ada pedang di hadapannya ia memegang pedang itu lalu ia menghampiri seekor ular yang sangat besar ia menghajar ular itu lalu ular itu mati



Masuk dunia lain

 

Karya : Dinda Zahra Kamila

Pada suatu malam aku terbangun jam 00.00 aku merasa aneh dengan tempat yang sepi dan 

Sunyi dan tidak ada satu 

Orang pun yang ku lihat 

Aku pun mencoba berjalan!! Untuk melihat apakah ada orang  ,aku berbicara "kemana semua orang,kenapa semuanya sepi dan sunyi" aku melangkah dengan langkah kecil ku , aku pun melihat.....sosok berjubah putih sambil merangkak dan berambut panjang bersimbah darah yang berlumuran, sosok itu perlahan mendekat kepadaku dan sosok itu pun mengejar kuu sangat cepat.... aku pun lari berusaha untuk tidak terbunuh oleh sosok itu ..aku pun berbicara "tolong akuuu!!!,aku dikejar oleh sosok ini"

Aku pun tersandung.. akuu hampir di bunuh oleh sosok ituu ,aku berdoa akuu meminta perlindungan kepada Allah SWT, dan aku pun melihat ada cahaya terang di depan ku ,aku berbicara "ada apa itu ? Semoga itu jalan keluar nya" aku pun bergegas lari menuju cahaya itu ,aku pun pingsan dan terbangun sudah di dunia dan melihat jam 01.00 dan aku melihat ada keluarga ku ,aku pun bernafas lega



Hantu dan Kucing

 

Karya Avika Sri Anggraeni 

Pada suatu hari yuli dan teman-teman pergi 

Berenang ke walungan, pas di jalan menuju 

Walungan ada kucing yang lapar kucing itu mengeong-ngeong 

Yuli dengan nada tinggi berbicara "berisik lah dasar kucing yang bodoh" lalu pergi meninggalkan kucing itu, lalu teman-teman nya pun berkata, "kamu kok gitu kasihan tau kucing itu kelaparan" dengan muka heran dan kasihan, lalu yuli berbicara, "gak papa lah aku jijik lihat nya" sambil muka judes nya. 

Pas sampai di walungan yuli dan teman-teman berenang dengan semangat

Pas renang tiba-tiba yuli duduk di batu sambil bengong lalu menatap langit, teman-teman nya pun merasa aneh karena tidak biasa nya yuli Duduk bengong 

Tiba-tiba yuli dengan tatapan kosong 

Bicara, "hey wahai anak yang jahat jangan lah engkau kesini lagi" sambil ada bunyi kucing yang ada di jalan. 

Teman-teman nya pun bingung "kenapa bisa sampai begini" nada takut 

Yuli terbangun dari duduk nya sambil berkata, "kalian kok pada liat aku ada apa"

Teman nya pun menjawab, "nanti aja aku ceritain di rumah" sambil beresin baju karena mau pulang. 

Pas pulang teman-teman nya pun pulang 

Karena satu temannya dekat sama yuli

Yuli pun berkata,"ayo.. Ceritain apa yang terjadi sama aku tadi? "

Teman nya pun berkata, "tadi kamu di.. Lah nanti aja aku capek"

Yuli, "yaudah gak papa"

Pas sampe di rumah mereka mengaji dan menceritakan semua ke yuli . 


Kehilangan Setangah Belahan Jiwa

Karya : Keira Ayunadya HP

Beberapa tahun yang lalu ada seorang putri kecil yang masih belajar di bangku kelas 2 SD,dia bernama nadia.Dia mempunyai Kakek yang amat sangat  baik dia bernama Budi.

Suatu saat Kakekku jatuh sakit aku amat sangat sedih,dia aku suruh di rawat ke rumah sakit "Mah Kakek di rawat saja di rumah sakit"
ibu ku menjawab,"Baiklaj jika Kakek mu mau ya?"
aku mengganguk sambil tersenyum.
Keesokan harinya saat pulang sekolah, aku menyadari dimana Kakekku, sudahh ku cari kemana-mana namun tidak ada, saat aku melihat ibuku aku bertanya,"Bu dimana Kakek?" Ibuku menjawab,"Kakek mu sudah di rumah sakit"aku pun menjawab,"Oh yasudah,apa Kakek akan lama di rawat atau sampai sembuh?"Ibuku pun menjawab,"Entahlah Kakek mu tidak betah dengan tempat seperti itu,mungkin lusa kita akan ke sana,Ibu esok akan kesana sampai hari kamis sore"aku menjawab,"iya bu".
Singkat cerita lusa sore aku mengunjungi Kakekku di rumah sakit,hatiku terasa sesak saat melihatnya terbaring lemas,aku mendekati Kakekku,dia nampak pulas dengan wajah yang pucat serta tangan yang di pakai kan infus.

Aku bermain hp sambil tiduran,ya seperti anak-anak lainnya,belum mengerti sepenuhnya apa itu rumah sakit.
Pada saat jam 08.30 aku di ajak pulang oleh Tante ku,ya aku berangkat dengan adik ibuku dan jugaa Suami nya,Ibuku menginap lagi dengan Nenekku.
Beberapa hari berlaly,sekitar 2 hari yang lalu Kakekku memilih pulang karena tidak betah di RS,aku tidak tahu apa-apa saat Kakek pulang.

3 hari kemudian saat aku selesai mengaji Ibuku datang menjemput-ku dengan alasan Kakekku terus memanggil namaku,saat aku pulang sudah ada Kakekku yang terbaring di kasur dengan Tanteku di samping nya.Aku duduk di samping Kakekku yang sedang di bacakam Yasin oleh Tanteku,aku mengenggan tangan nya.Tepat pada pukul 10.00 malam Kakekku menghembuskan nafas terakhirnya.

Singkat cerita Kakekku sudah di lubur di lahan milik keluarga ku.
sekian terima kasih

Senin, 20 Oktober 2025

Pangeran yang Dikutuk

 

Karya : Fardan Maulana Suwanda

Pangeran Ryzen, putra mahkota kerajaan Azura, dikenal karena kecerdasan dan keberaniannya. Namun, kesombongan dan ketidakpeduliannya membuatnya tidak disukai oleh rakyatnya. Suatu hari, ia bertemu dengan seorang penyihir tua yang memiliki kekuatan besar.

Penyihir itu, yang merasa dihina oleh Ryzen, mengucapkan kutukan, "Kamu akan menjadi bayangan dari dirimu sendiri, tidak dapat disentuh, tidak dapat dilihat, dan tidak dapat didengar oleh siapa pun." Ryzen tidak percaya, tapi kutukan itu benar-benar terjadi.

Tahun-tahun berlalu, Ryzen menjadi semakin putus asa. Ia melihat kehidupan yang terus berjalan tanpa dirinya. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu dengan Sophia, seorang gadis muda yang dapat melihatnya. Sophia membantu Ryzen mencari cara mematahkan kutukan.

Mereka menghadapi beberapa tantangan, seperti:

1. Mencari buku kuno yang berisi rahasia kutukan.

2. Mengumpulkan bahan-bahan ajaib untuk membuat ramuan pematah kutukan.

3. Menghadapi makhluk jahat yang ingin memanfaatkan kutukan untuk kepentingan sendiri.

Setelah melewati tantangan-tantangan itu, Ryzen dan Sophia berhasil mematahkan kutukan. Ryzen menjadi terlihat kembali dan berubah menjadi pangeran yang lebih baik, lebih peduli dengan rakyatnya. Ryzen dan Sophia hidup bahagia bersama, dan kerajaan Azura menjadi lebih makmur di bawah pemerintahan Ryzen yang baru.

Vika dengan Gelang Ajaibnya

 

Karya : Siti Asiah Sabila

Pada suatu hari ada seseorang yang bernama Vika,Vika sedang main bersama Yuli di lapangan, lalu Vika menemukan gelang di pinggir jalan lalu Vika menyimpan gelang itu di sakunya ia tidak tau bahwa gelang itu gelang Ajaib yang bisa menyembuhkan orang yang sakit, lalu gelang itu Vika bawa ke rumahnya lalu di rumah nya di simpan di di bawah kasur, tiga hari kemudian di kampung Vika banyak yang sakit Vika buru-buru menjenguk orang yang sakit itu yang bernama Yuli, temanya sendiri Vika memberi segelas air dan berkata sembuhkan lah temanku ya Allah lalu air itu di berikan kepada Yuli lalu Yuli meminum air itu beberapa jam kemudian Yuli mulai sembuh.

Semua orang merasa heran, kenapa Vika bisa menyembuhkan orang yang sakit padahal Vika tidak sekolah, malas mengaji.T api dia akhir akhir nya menjadi orang yang sangat bahagia rajin sekolah, rajin mengaji.  Sekarang Vika menjadi orang yang sukses meskipun umur Vika baru 14 tahun, Dia sudah bisa membahagiakan orang tua nya yang tadi nya rumah Vika sedikit mau roboh sekarang rumah Vika sedang di renopasi, dari hasil uang Vika, lalu Vika memberi uang kepada orang tuanya mereka sangat bangga dan mereka menjadi keluarga yang Cemara.