Karya : Irfan Hilmi
Di sebuah kampung ada yang bernama adriel. Dia diberi pensil oleh kakeknya.karena kakeknya sakit - sakitan parah.pensil itu diwariskan ke cucunya untuk berbuat baik,pensil itu bisa menggambar apa saja.Apasaja bisa muncul menjadi nyata contohnya dia menggambar apel langsung muncul apel itu.Pensil itu tidak ada yang mempunyai nya.
Lalu adriel berjalan - jalan untuk kerumah tito tetapi pensil itu terjatuh ditengah jalan adriel berkata wah! gimana ya "karen pensil itu warisan dari kakek ku ! lalu pensil itu ada yang menemukannya. Pensil itu ditemukan oleh Irfan.Pas sekali Irfan mau kerumah Tito dan disana ada adriel. Eh adriel,Tito aku menemukan pensil ajaib,pensilnya bisa menggambar lalu muncul gambar nya.Adriel berkata"eh itu punya aku itu warisa dari kakek ku" oh! untung aku menemukannya di tengah jalan.Lalu Irfan,Tito dan Adriel berjalan ke kebun Irfan,Tito,dan adriel menemukan seekor ular besar karena pensil itu sudah ketemu lalu menggambar pedang lalu ular itu di belah kepalanya lalu ular itu mati.Sesudah itu langsung melanjutkan perjalanannya ke ladang tetapi di tengah jalan ada sebuah banteng.
banteng itu ingin mengejar kita. Tito berkata"wah gimana ya kita salah jalan.Ini jalan ke jurang,ayo adriel menggambar jembatan atau tali supaya bisa menyebrang .Lalu kembali ke jalan yang sebenarnya sesudah itu adriel melihat seekor burung jatuh kesakitan.
Kakinya terluka lalu adriel menggambar pembalut untuk burung burung itu dibawa kerumah untuk adriel rawat.karena sudah sore kita kembali kerumah masing - masing selamat dan tanpa ada luka apapun.
TAMAT

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
SILAHKAN BERKOMENTAR