Karya : Siti Hana
Pada suatu hari,ada seorang anak laki-laki yang bernama Fandi. Ia lahir pada tanggal 24 Desember 2005 iya anak pertamanya dari Lima bersaudara dan ia salah satu anak yang bodoh satu tahun yang lalu orang tuanya meninggal ia tinggal bersama adik-adiknya di gubuk yang sudah tua ia bekerja sebagai tukang kayu untuk membiayai kehidupan adik-adiknya dia bekerja sambil sekolah karena jika dia tidak bekerja maka tidak bisa membiayai adik-adiknya yang kini masih kecil.
Pagi hari pun tiba,waktunya sekolah dia sekolah berjalan kaki yang sekolahnya cukup jauh dari rumahnya sesampainya di sekolah ia membeli makanan karena belum sarapan, bel pun berbunyi semua murid-murid segera masuk ke kelas ada salah seorang temannya yang mengejek bahwa dia sudah tidak punya orang tua dan lebih parahnya lagi ia disebut orang yang paling bodoh mendengar perkataan teman-temannya ia sangat sakit hati dan dia berusaha sabar dan dia akan lebih semangat belajarnya supaya bisa membuktikan bahwa dia bukan anak yang bodoh.
Pulangnya dari sekolah ia bekerja supaya bisa memenuhi kebutuhan hidupnya,setelah membereskan pekerjaan dia pulang ke rumah sebelum pulang ia membeli makanan untuk adik-adiknya.
Empat tahun kemudian, ia diterima di salah satu universitas Indonesia dengan beasiswa ia belajar dengan rajin,supaya ia dapat sukses di suatu saat nanti walaupun orang tua tidak bersamanya.
Enam tahun kemudian,ia akan wisuda dan lulus mencapai cita-citanya menjadi seorang guru ia dapat membuktikan kepada teman-temannya bahwa dia bukan anak bodoh teman-temannya merasa sangat malu dan meminta maaf kepadanya.
Dari cerita di atas kita jangan merendahkan orang lain ,pantang menyerah,disiplin, percaya diri,rajin belajar,agar dapat mencapai cita-cita sesuai dengan harapan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
SILAHKAN BERKOMENTAR