Ingin ceritamu di posting di blog ini ? silahkan kirim ceritamu ke novalherdiana@gmail.com

Senin, 20 Oktober 2025

Riska dan Kucing Ajaib

 

Karya : Nina

Dipagihari Riska sudah bangun untuk berjualan es krim.Riska tidak sekolah karena ayah dan ibunya sudah tidak ada.Riska menjadi anak yang rajin.dia suka di ejek sama Elsa,Ismi,dan Keira.


    Riska tinggal di pedesaan.

Suasana di pedesaan sangat indah dan sejuk.di sisi Rumah Riska penuh dengan tanaman dan sungai yang bersih.

   Riska berangkat berjualan jam 07:00 ,dia berjualan ke sekolah SD ,di sana banyak anak anak yang suka membeli eskrim Riska. Di sana ada anak anak yang suka nanya sama Riska dan dia nanya,!"kak Riska kakak kelas berapa!" Kata Riska "kakak kelas 7". Kata Riska " kakak mau pulang ya" kata anak kecil itu,"oh iya sampai jumpa kak " 

 Riska di perjalanan ketemu dengan ismi,Elsa dan Keira dia suka mengejek Riska. Lalu ismi melihat Riska dan Ismi mengejek nya di depan banyak orang "hei tukang eskrim yang bau jangan jualan di desa aku karna ada nya eskrim kamu desa ini jadi sering dapat masalah" kata warga warga" usir dia jauhkan dari desa ini" lalu Riska  di lempar dengan buah tomat yang busuk kata ismi " hahaha, kasian deh kamu, untung warga warga nurut dengan perintah aku " Riska sedih dan Riska pulang ke rumah dengan baju yang bau busuk Riska duduk dan menangis di sisi sungai karena sakit hati dengan kejadian tadi !

 Riska tidak berjualan beberapa hari dan pas waktu Riska mau duduk ada sebuah kucing yang sedang duduk di sisi sungai. Kucing itu lucu dan berwarna putih dan matanya merah kucing itu duduk bersama Riska kucing itu ajaib dan dia bisa berbicara kucing itu nanya sama Riska " Riska kenapa kamu sedih" Kata  Riska "kok kamu bisa berbicara" "bisa dong karna aku kucing yang Ajaib nama aku Moy " 

" Kayanya kamu kucing yang baik maukah kamu jadi kucing peliharaan ku" " ya aku mau jadi kucing peliharaan mu" semenjak ada kucing itu Riska hidup tanpa gangguan teman teman dan Riska pindah rumah ketempat yang lebih nyaman Riska tidak lagi kesusahan dan Riska hidup bahagia dan tenang 



                              

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SILAHKAN BERKOMENTAR